Lady Gaga, sebagai penganut Katolik sepertinya ia tidak begitu peduli dengan kontroversi yang ditimbulkan oleh video klib terbarunya yang dinilai oleh para penganut Katolik melecehkan agama mereka.
Selain masalah pelecehan agama, video klip terbaru Lady Gaga yang berjudul “Alejandro” menjadi bahan buah bibir karena seorang fans beratnya rela membayar Rp. 9 miliar untuk bisa tampil dalam video klip tersebut.
Pria berduit bernama Arkady ini mengatakan ia berperan sebagai polisi dengan mantel kulit dan topi hitam. Dirinya tidak bersedia memberikan keterangan apapun tentang video klip tersebut karena telah disumpah untuk tidak membocorkannya.
Dalam video tersebut Lady Gaga tampak tampil berpakaian ala biarawati dan memakan rosario. Dalam pembelaannya, sutradara klip ini, Steven Klein mengaku tidak bermaksud menghina agama Katolik. Apa yang ditampilkan dimaksudkan untuk menggambarkan pertempuran karakter antara kekuatan gelap dunia dan keselamatan rohani.
Konsep video Lady Gaga yang kontoversi dan juga cara berdandannya dianggap banyak orang menjiplak Madonna. Sama seperti Madonna, Lady Gaga yang dibesarkan dalam keluarga Katolik malah sering menampilkan sesuatu yang sering menyinggung gereja dan Vatikan.
Bagaimanapun pengaruh Lady Gaga bisa dikatakan sedang terus bertumbuh atas generasi ini. Selain musiknya, penampilannya dan mungkin juga nilai-nilai yang ia anut akan mempengaruhi kebudayaan anak-anak muda saat ini. Untuk itu, penting bagi penggemarnya untuk bisa memilah apa yang bisa di teladani, dan mana yang tidak perlu.
Sumber : Berbagai sumberIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”